Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Filsafat’ Category

Dua Hati, Dua Matahari

Tak cukupkah satu hati
menaungi selaksa rasamu
apakah cakrawala dan silaunya
memberimu berjuta alasan?

Sanggupkah dalam dua hatimu
dalam perselingkuhanmu
dalam berpalingmu
dalam ambigu yang  tersipu-sipu

Sementara alam berbisik
angin mengusik
dan pucuk ilalang muda bertanya,
kemana aku meski menghadap?
pada siapa percik embun ku persembahkan?

tak cukupkah satu hati?
tak cukupkan satu matahari?
sementara lelap semakin menyekap
walau tak sadar terkapar
nanar

Berita tadi pagi, membuatku mengernyitkan kening, bahkan seketika, kemana rasaku tersandar. Sebuah proses jauh di luar atmosfir bumi kebanggaan kita, kandungan galaxi kita sedang mengandung sebuah janin, janin matahari yang diperkirakan jauh lebih panas, jauh lebih besar.
Sebuah satelit yang baru saja diluncurkan menangkap sebuah fenomena tentang gumpalan panas menyerupai sebuah bintang, panas, berpijar dan seiring dengan waktu diperkirakan akan terus membentuk sebuah bintang baru. Matahari baru. Benarkah dalam galaksi kita harus ada dua matahari?  Matahari Kembar yang sebenarnya.

Apakah dia anak dari perselingkuhan kita,
berpalingnya hati kita??
Sebuah tanda, sebuah tanya??
atau justru
sebuah jawaban.

Iklan

Read Full Post »

“Karma” adalah sebuah konsep agama Timur yang melihat semua drama manusia sebagai kehendak dari Sang Maha Kehendak di mana dalam konsep “karma”, semua yang dialami manusia adalah hasil dari tindakan kehidupan masa lalu dan sekarang. Dalam keyakinan Timur, efek karma dari semua perbuatan dipandang sebagai aktif membentuk masa lalu, sekarang, dan pengalaman masa depan.

Dalam falsafah Jawa karma mungkin lebih mengarah pada falsafah Ngunduh Wohing Pakarti (menuai apa yang telah kita kerjakan).  Lepas dari sisi religi menurut saya ada satu hukum yang mau tidak mau mengikat kita. Hukum sebab-akibat.  Tidak ada asap tanpa api, kita melakukan sesuatu dan kita mendapatkan apapun dari yang telah kita lakukan.

(lebih…)

Read Full Post »


kusandar penat, kulemparkan ingin
dan ku lepas pandangku pada warna-warni
Betapa keindahan tak kuasa ku tampung
dalam selembar ingatku

Kurangkul keterbatasan, meninggalkan dalam seribu tanya
Betapa terang kebodohanku
Bahkan secuil akalku tak lagi kuasa dan rangkuman segenap filosofi
tak menjelaskan apapun

terpejamkan mata
dalam gelap mengurung dan meniadakan
setitikpun cahaya…

apa arti berjalan,
dalam ingin yang meradang garang
dalam sunyi yang terbungkus resah
tanpa cahaya

Bahwa tidak ada konsep tentang penciptaan Tuhan perihal kejahatan dan kebodohan, tentang gelap dan ketidakindahan, tentang ratapan dan kesakitan yang meluluhkan kebahagiaan.  Tuhan Maha Memanjakan salah satu ciptaanNya, manusia.  Tuhan meniupkan CahayaNya dalam balutan segumpal (lebih…)

Read Full Post »

Tuhan telah tiada

Sore itu sangat cerah, angin mengalir menyeberangi penat hariku, menghibur dengan sapa khasnya dan bercerita tentang siluet dari arah senja memulai petualangan. Sesaat aku terbawa harmoni dan alunan senja, sampai pandangku melayang pada sosok kumal yang tengah bermain-main dengan kayu balok. Dia seakan sedang menimang sosok bayi. Ah… ternyata, dia seorang yang kurang beruntung yang dalam benaknya hanya terbayang balok kayu itu seorang bayi yang layak di gendong dan ditimang, aku menyimpulkan dia seorang yang mengalami gangguan mental.

Kesibukan analisaku terputus karena (lebih…)

Read Full Post »

Prasasti yang memudar

Sejarah mencatat sekian ratus tahun kita dijajah, sampai Idealisme tangguh dari beberapa anak bangsa menggeliat, menunjukkan karakter kuat, dan membakar ruang sempit berjelaga rakyat Indonesia, mengoyak tirani dan berkorban sehingga mampu melahirkan kemerdekaan yang kita nikmati sampai detik ini.

Kita sudah merdeka, namun betapa luka yang digoreskan kaum penjajah di negeri ini begitu menyayat dan membekas bahkan sampai sekarang. Nyiur kelapa, untaian katulistiwa, keanekaragaman dan keindahan budaya indonesia seakan romantisme para Pendiri Bangsa sekarang tak lebih dongeng pengantar tidur. Bahkan bukan lagi cerita memalukan ketika seorang anak sekolah tidak hafal dengan Pancasila dan tidak jarang hanya tahu Lagu Indonesia Raya sebagai lagu prasasti berdirinya Negara Tercinta ini. (itupun karena telinga terpaksa mendengar karena ada upacara setiap hari senin, atau kebetulan mendengar ketika kejuaraan tinju dunia dengan petinju Indonesia). Kita mulai kehilangan jejak idealisme pendiri bangsa kita.

Beberapa kejadian jelas menggambarkan fenomena itu. Malaysia mengklaim bahwa batik dan wayang adalah budaya mereka. Kita mencaci, memaki, menghujat dan bahkan seakan siap berperang dengan sikap malaysia itu. Dalam hati kecil saya : “Saya bersyukur ketika Malaysia membuat pernyataan itu”. Ketika Timor-timur, Aceh, Ambon bergolak, dalam hati kecil saya “Jangan ditutup-tutupi berita itu”.

Ketika ribuan anak kecil kita begitu menggandrungi serial “Ipin dan Upin” dan beberapa nasionalis berkata ini sebuah gerakan neo imperialisme, dalam hati saya berkata “Ipin dan Upin layak menjajah rasa dahaga ribuan anak-anak bangsa kita”.

Mengapa kita harus menunggu malaysia mengklaim budaya kita kalau kita memang menganggap budaya kita adiluhung dan harus dilestarikan, Mengapa kita harus menutup-nutupi bahwa kita kehilangan tali batin, kebersamaan historis dan keakraban dalam nuansa yang beraneka ragam. Mengapa demi sebuah keangkuhan nasionalisme kita tidak mengacungi jempol si Ipin dan Upin sehingga secara nyata mereka mampu mencuri hati ribuan anak-anak bangsa kita.

Kita bangsa yang terdiam menunggu dan terganggu ketika kita terancam kehilangan. Keanekaragaman budaya, kemajemukan karakter ribuan suku di negara kita, kekayaan SD yang sering dilukiskan sebagai untaian katulistiwa ternyata tidak cukup untuk untuk membuat kita bangkit. Mengapa Jepang yang hancur berkeping-keping, bahkan jarang sekali kita dengar tokoh besar lahir dari bangsa ini, bisa seperti sekarang. Mengapa kita tidak.

Sebuah bukti, kita bangsa yang miskin idealisme dan layak dijajah.

Betapa banyak catatan membuktikan, banyak programmer, hacker, dan tokoh2 IT Indonesia diakui oleh internasional. Tapi di mana Si Unyil, Si Huma, Gundala, Gatotkaca, Pandawa bersembunyi, ketika Si Ipin dan Upin menyapa riang dari seberang laut Malaysia. Mengapa seakan kita sudah tidak lagi percaya diri dengan kekuatan dan nilai-nilai adi luhung budaya Nusantara.

Kita adalah bangsa yang disibukkan oleh perilaku dan naluri miskin typikal yang terhormat dan terpercaya para pejabat. Lihat saja: Yang terhormat Anggota Dewan saling jotos, kasus lingkaran korupsi yang tak kunjung henti, celoteh politikus yang berbisik mesra menghasut, dlsbytbdss (dan lain sebagainya yang tak bisa disebutkan satu persatu)

Apakah berlebihan jika dikatakan kita adalah bangsa yang tidak memiliki karakter, yang sudah kehilangan jejak pendiri bangsa ini.

Yang pasti aku bukan seorang nasionalis, aku hanya seorang yang rindu Si Huma dan Si Unyil yang pernah menyapa masa kecilku, yang sedikit terhibur oleh gaung LASKAR PELANGI.

Read Full Post »

Untuk bisa dicrawl dan diindex google, situs kita harus ditemukan oleh sistem bot google yang akan menelusuri blog kita dan menampilkan situs kita di hasil pencarian google.

berikut ini adalah beberapa cara agar situs web kita kenalan dengan bot punya google, yahoo, dan kawan-kawan :

1.   Submit url situs web atau blog kita di sistem milik google, yahoo, dll.

2.   Submit alamat blog / situs ke web direktori terkenal

3.   Promosi baik-baik

  • pasang signature email kita yang ada link blog atau website kita (hati-hati email kita diangap spam)
  • pasang signature di komentar blog atau forum walaupun nofollow
  • pasang iklan di iklan online gratisan
  • masukkan blog kita di web direktori lokal dan internasional sebanyak-banyaknya
  • daftar direktori blog seperti blog-indonesia.com
  • pakai pakaian atau atribut yang ada tulisan alamat situs kita
  • kalau kenalan sama orang lain di internet jangan lupa promosi blog kita.
  • pasang link blog kita di profil friendster, facebook, hi5,
  • myspace, dan lain-lain.

4.   Rajin menebar link blog aktif kita di internet

carilah forum atau blog yang memperbolehkan kita posting link aktif follow web kita di situsnya. seperti memberi komentar atau respon balasan thread di forum komunitas dengan melampirkan link di signature kita. cara ini lumayan ampuh untuk menarik pengunjung dan banyak bot search engine.

—–

Tambahan :

Yang perlu diingat dan diperhatikan adalah proses mulai dari crawl sampai index bisa memakan waktu sebentar maupun lama suka-suka sistem google. Bisa dalam hitungan jam, hari, minggu, bulan, tahun, dan seterusnya. Jadi harap sabar dan jangan mudah putus asa. Jangan bergantung pada meisn pencari saja, tetapi gunakan metode promosi lain.

Kalau buat blog jangan cuma copy paste dari website lain karena google bisa mendeteksi kejahatan hak cipta semacam itu. Buatlah tulisan blog sendiri biarpun jelek karena lama-lama kita bisa jadi ahli menulis.

Artikel atau tulisan blog yang bagus tidak selamanya bisa memancing orang/pengunjung untuk memberi komentar. Komentar bukanlah sesuatu yang patut dibanggakan. Konsentrasilah pada jumlah pengunjung ketimbang jumlah komentar blog.

Read Full Post »